You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gulkarmat Evakuasi Sarang Tawon di Dalam Kampus
photo Nurito - Beritajakarta.id

Petugas Gulkarmat Jaktim Evakuasi Sarang Tawon di Bambu Apus

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berhasil mengevakuasi sarang tawon di sebuah kampus swasta, Jalan Bambu Apus, RT 09/01 Bambu Apus, Cipayung, Kamis (29/11). Sarang tawon berdiameter 80 sentimeter ini berada di sebuah pohon pelindung yang tumbuh di salah satu sudut taman.

Sarang tawon itu berada di batang pohon, diameternya mencapai 80 sentimeter. Kita langsung lakukan evakusi agar para mahasiswa dapat belajar dengan aman dan nyaman

Kasi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, evakuasi sarang tawon ini dilakukan karena aktivitas perkuliahan di kampus tersebut sering terganggu lantaran banyaknya tawon berterbangan di dalam ruang belajar.

"Sarang tawon itu berada di batang pohon, diameternya mencapai 80 sentimeter. Kita langsung lakukan evakusi agar para mahasiswa dapat belajar dengan aman dan nyaman," kata Gatot.

Petugas Gulkarmat Evakuasi Sarang Tawon di Duren Sawit

Menurutnya, evakuasi dilakukan oleh enam petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dengan cara disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga bagian luar sarangnya. Kemudian tangkai sarang tawon dipotong dan langsung dimasukkan ke dalam karung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1277 personNurito
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1245 personAnita Karyati
  3. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1051 personDessy Suciati
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1010 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1000 personNurito